Selamat Datang di situs resmi KRIUKY!
Rengginang Terbuat dari Apa? Ini Bahan Utama dan Proses Pembuatannya

Rengginang Terbuat dari Apa? Ini Bahan Utama dan Proses Pembuatannya

(0 customer review)

Sebagai salah satu camilan jadul yang hingga saat ini masih bertahan, rengginang menjadi salah satu camilan tradisional Indonesia yang masih digemari hingga sekarang. 

Banyak orang yang menyukainya karena teksturnya yang renyah dan rasanya yang khas. 

Namun, sampai saat inipun masih banyak yang bertanya: rengginang terbuat dari apa sebenarnya?

Bahan Utama Rengginang

Secara tradisional, rengginang terbuat dari beras ketan. Meskipun pada perkembangannya terdapat beberapa orang yang membuat dari bahan lain seperti singkong, ubi, maupun nasi. 

Beras ketan dipilih karena memiliki tekstur lengket yang membuat butiran nasi bisa menyatu saat dicetak dan mengembang saat digoreng.

Ada dua jenis ketan yang paling sering digunakan:

Beras Ketan putih


Merupakan bahan baku yang paling umum dan populer dalam industri pembuatan rengginang tradisional karena sifatnya yang sangat fleksibel. 

Dari segi visual, penggunaan ketan putih akan menghasilkan rengginang dengan warna putih bersih atau krem yang tampak sangat cerah dan menarik. 

Hal ini memberikan keuntungan estetika, terutama jika Anda ingin menambahkan pewarna alami atau bumbu tertentu seperti terasi, karena warna bumbu tersebut akan terlihat lebih menonjol dan menggugah selera. 

Rasa dasar dari ketan putih cenderung netral dengan sentuhan manis alami yang sangat ringan, sehingga sangat mudah dipadukan dengan berbagai jenis penyedap, mulai dari bawang putih yang kuat hingga rasa gurih dari kaldu udang atau ikan. 

Secara tekstur, ketan putih dikenal memiliki kadar amilopektin yang tinggi, yang membuatnya sangat mudah mekar secara maksimal saat bertemu minyak panas. 

Butiran-butirannya akan mengembang dengan sangat ringan, menciptakan rongga udara yang sempurna sehingga menghasilkan sensasi "kriuk" yang renyah namun tetap empuk saat digigit. 

Rengginang jenis ini biasanya menjadi pilihan utama bagi mereka yang menyukai camilan dengan tampilan bersih dan rasa yang tidak terlalu kompleks, sehingga sangat cocok dijadikan sebagai pendamping nasi maupun camilan santai saat berkumpul bersama keluarga di rumah.

Ketan hitam 

Rengginang Ketan Hitam mentah

Beras ketan hitam menawarkan pengalaman kuliner yang berbeda dan lebih premium dibandingkan dengan varian putih. 

Secara visual, rengginang ketan hitam memiliki warna ungu gelap pekat yang hampir mendekati hitam, memberikan kesan mewah, eksotis, dan autentik pada meja tamu Anda. 

Namun, keunggulan utamanya bukan hanya pada penampilan, melainkan pada profil rasa dan aromanya yang sangat khas. Ketan hitam memiliki aroma kacang-kacangan (nutty) yang lebih kuat dan tajam saat digoreng, memberikan sensasi wangi yang menggoda sebelum sempat dimakan. 

Dari segi rasa, varian ini dikenal jauh lebih gurih dengan tekstur yang sedikit lebih padat dan "berisi" dibandingkan ketan putih. 

Karena kulit arinya yang lebih tebal, ketan hitam juga mengandung lebih banyak serat dan antioksidan alami (antosianin), menjadikannya pilihan yang sering dianggap lebih sehat. 

Meskipun proses penggorengannya membutuhkan ketelitian ekstra karena warnanya yang gelap membuat perubahan tingkat kematangan sulit terlihat secara visual, hasil akhirnya sangat sepadan. 

Rengginang ketan hitam dari kriuky.id sangat diminati oleh para pecinta kuliner tradisional yang mencari kedalaman rasa (bold) dan karakter camilan yang kuat, menjadikannya pilihan oleh-oleh yang sangat berkesan dan berbeda dari rengginang pada umumnya.

Baca: Perbedaan Beras Ketan Hitam dan Putih

Selain bahan utama ketan, bahan lain yang biasa ditambahkan antara lain:

  • Bawang putih

  • Garam

  • Gula (untuk varian manis)

  • Terasi (untuk varian gurih tradisional

bahan-bahan tambahan tersebut banyak digunakan untuk menciptakan rasa dan aroma baru, sehingga akan menambah varian rasa. 

Beberapa produsen rengginang bahkan ada juga yang menambahkan pewarna untuk mempercantik tampilan rengginang.

Proses Pembuatan Rengginang

pembuatan rengginang

Proses pembuatan rengginang dimulai dari pencucian beras hingga bersih, perendaman selama 1-5 jam, kemudian memasaknya dengan cara dikukus.

Setelah ketan dimasak hingga setengah matang, bumbu dicampurkan saat ketan masih hangat. kemudian dikukus lagi hingga matang.

Adonan kemudian dicetak pipih dan dikeringkan hingga benar-benar kering dibawah sinar matahari.

Pada tahap inilah rengginang disebut sebagai rengginang mentah.

Rengginang mentah inilah yang nantinya digoreng dalam minyak panas hingga mengembang dan renyah.

baca: Cara Membuat Rengginang Ketan Mekar dan Renyah, Anti Bantet

Perbedaan Rengginang Mentah dan Siap Makan

  • Rengginang mentah: belum digoreng, tahan lama, bisa disimpan, dan digoreng sendiri di rumah

  • Rengginang siap makan: sudah digoreng, praktis, tapi masa simpannya lebih pendek

Banyak orang memilih rengginang mentah karena bisa mengontrol hasil gorengan dan selalu menikmati rengginang dalam kondisi fresh.

Kesimpulan

Jadi, jika kamu bertanya rengginang terbuat dari apa, jawabannya adalah beras ketan sebagai bahan utama, dengan tambahan bumbu sesuai varian rasa

Proses pengeringannya membuat rengginang mentah awet dan siap digoreng kapan saja.