Sebagai salah satu camilan jadul yang hingga saat ini masih bertahan, rengginang menjadi salah satu camilan tradisional Indonesia yang masih digemari hingga sekarang.
Banyak orang yang menyukainya karena teksturnya yang renyah dan rasanya yang khas.
Namun, sampai saat inipun masih banyak yang bertanya: rengginang terbuat dari apa sebenarnya?
Bahan Utama Rengginang
Secara tradisional, rengginang terbuat dari beras ketan. Meskipun pada perkembangannya terdapat beberapa orang yang membuat dari bahan lain seperti singkong, ubi, maupun nasi.
Beras ketan dipilih karena memiliki tekstur lengket yang membuat butiran nasi bisa menyatu saat dicetak dan mengembang saat digoreng.
Ada dua jenis ketan yang paling sering digunakan:
Beras Ketan putih
Ketan hitam
Secara visual, rengginang ketan hitam memiliki warna ungu gelap pekat yang hampir mendekati hitam, memberikan kesan mewah, eksotis, dan autentik pada meja tamu Anda.
Namun, keunggulan utamanya bukan hanya pada penampilan, melainkan pada profil rasa dan aromanya yang sangat khas. Ketan hitam memiliki aroma kacang-kacangan (nutty) yang lebih kuat dan tajam saat digoreng, memberikan sensasi wangi yang menggoda sebelum sempat dimakan.
Dari segi rasa, varian ini dikenal jauh lebih gurih dengan tekstur yang sedikit lebih padat dan "berisi" dibandingkan ketan putih.
Karena kulit arinya yang lebih tebal, ketan hitam juga mengandung lebih banyak serat dan antioksidan alami (antosianin), menjadikannya pilihan yang sering dianggap lebih sehat.
Meskipun proses penggorengannya membutuhkan ketelitian ekstra karena warnanya yang gelap membuat perubahan tingkat kematangan sulit terlihat secara visual, hasil akhirnya sangat sepadan.
Rengginang ketan hitam dari kriuky.id sangat diminati oleh para pecinta kuliner tradisional yang mencari kedalaman rasa (bold) dan karakter camilan yang kuat, menjadikannya pilihan oleh-oleh yang sangat berkesan dan berbeda dari rengginang pada umumnya.
Baca: Perbedaan Beras Ketan Hitam dan Putih
Selain bahan utama ketan, bahan lain yang biasa ditambahkan antara lain:
-
Bawang putih
-
Garam
-
Gula (untuk varian manis)
-
Terasi (untuk varian gurih tradisional
Proses Pembuatan Rengginang
Adonan kemudian dicetak pipih dan dikeringkan hingga benar-benar kering dibawah sinar matahari.
Pada tahap inilah rengginang disebut sebagai rengginang mentah.
Rengginang mentah inilah yang nantinya digoreng dalam minyak panas hingga mengembang dan renyah.
baca: Cara Membuat Rengginang Ketan Mekar dan Renyah, Anti Bantet
Perbedaan Rengginang Mentah dan Siap Makan
-
Rengginang mentah: belum digoreng, tahan lama, bisa disimpan, dan digoreng sendiri di rumah
-
Rengginang siap makan: sudah digoreng, praktis, tapi masa simpannya lebih pendek
Banyak orang memilih rengginang mentah karena bisa mengontrol hasil gorengan dan selalu menikmati rengginang dalam kondisi fresh.
Kesimpulan
Jadi, jika kamu bertanya rengginang terbuat dari apa, jawabannya adalah beras ketan sebagai bahan utama, dengan tambahan bumbu sesuai varian rasa.
Proses pengeringannya membuat rengginang mentah awet dan siap digoreng kapan saja.



25%